Tuesday, January 14, 2014

Gimana sih sejarah perkembangan beton?


Penggunaan beton sekarang sudah menjadi kebutuhan, terutama untuk pembangunan, penggunaaan beton dapat kita lihat di bangunan gedung, jembatan, irigasi, bandara, dll. 

Ternyata sejarah pengunaan beton dan bahan-bahan vulkanik seperti pozzolan sebagai pembentuknya telah dimulai sejak zaman Yunani dan Romawi, bahkan mungkin sebelum itu (Nawy, 1985 : 2-3).
Penggunaan bahan beton bertulang secara intensif diawali pada awal abad ke-19. Pada tahun 1801 F.Coignet menerbitkan tulisannya mengenai prinsip-prinsip konstruksi dengan meninjau kelembaban bahan beton terhadap taruknya. Pada tahun 1850, J.L. Lambot untuk pertama kalinya membuat kapal kecil dari bahan semen untuk dipamerkan pada pameran dunia tahun 1855 di paris. J. Monier, seorang ahli taman dari prancis, mematenkan rangka metal sebagai tulangan beton untuk mengatasi taruknya yang digunakan pada tempat tanamannya. Pada tahun 1886, koenen menerbitkan tulisan mengenai teori dan perancangan struktur beton. C.A.P Turner mengembangkan pelat Slap tanpa balok pada tahun 1906.

Seiring dengan kemajuan yang pesat dalam bidang ini, terbentuklah German Committee Reinforce Concrete, Aurtralian Institute. Dan juga lembaga2 konstruksi beton lainnya.

Di Indonesia sendiri, departemen pekerjaan umum selalu mengikuti perkembangan beton melalui lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan (LPMB). Melalui lembaga ini diterbitkan peraturan2 standar beton yang biasanya mengadopsi peraturan internasional  yang disesuaikan dengan kondisi bahan dan jenis bangunan di Indonesia.


No comments:

Post a Comment